Banner

zzz

Jumat, 12 Agustus 2011

Menderita POTS, Gadis Ini Akan Langsung Pinsan Jika Berdiri

Lizzie Rees selalu pingsan setiap kali ia mulai berdiri atau bangun dari kursi. Tapi kini ia bisa berdiri tegak dan jarang pingsan setelah dokter memberinya suntikan obat setiap hari.

Lizzie Rees (22 tahun) menderita postural orthostatic tachycardia syndrome (POTS) yaitu kondisi yang mempengaruhi kemampuan tubuhnya dalam menyesuaikan diri dengan tarikan gravitasi.

POTS adalah bentuk dari dysautonomia yang membuat Autonomic Nervous System (ANS) berfungsi tidak normal, sistem ini mengontrol alam sadar terhadap fungsi tubuh termasuk pernapasan dan keseimbangan.

Kondisi ini menyebabkan detak jantung meningkat setiap kali ia berdiri sehingga membuatnya pingsan. Bahkan saat ia akan bangkit dari kursi bisa membuatnya pingsan, sehingga ia harus merangkak dengan menggunakan tangan dan lutut atau kursi roda untuk berjalan.

“Aku bisa pingsan sampai 5 kali dalam sehari dan selalu mendapatkan cedera akibat kepala yang terbentur,” ujar Lizzie yang berasal dari Bristol, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (24/6/2011).

Ketika seseorang berdiri biasanya tekanan darah akan menurun sedikit, tapi pada pasien POTS tekanan darah yang turun cukup drastis sehingga membuat jantung harus bekerja lebih keras. Pasokan darah yang tidak mampu mencapai otak dengan cepat bisa membuat seseorang pusing, pandangan kabur dan pingsan.

Saat berusia 8 tahun Lizzie mengalami infeksi yang membuatnya mewarisi kondisi genetik sehingga lebih rentan mengalami POTS. Ketika berusia 12 tahun ia tidak bisa bangun dari tempat tidur dan harus dirawat di rumah sakit selama 14 bulan untuk mencaritahu penyebabnya.

“Saya telah menemui ahli jantung dan dokter khusus lainnya, tapi tidak ada yang bisa mengetahuinya,” ujar Lizzie yang telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di kursi roda.

Lizzie mengungkapkan secara keseluruhan ia telah menghabiskan waktu di rumah sakit selama 3 tahun, hanya bisa berada di tempat tidur dan diberi makanan melalui tabung. Tapi ia beruntung karena mendapatkan dukungan yang besar dari keluarga dan teman-temannya.

Hingga akhirnya pada September 2010, Glyn Thomas seorang konsultan ahli jantung dan electrophysiologis jantung dari Bristol Heart Institute melakukan tes mendalam dan meresepkannya suntikan harian obat octreotide yang bisa meningkatkan tekanan darah dan mencegahnya pingsan.

“Saya merasa jauh lebih baik setelah memulai pengobatan, saya bisa melihat banyak orang, mengunjungi tempat-tempat yang sebelumnya belum pernah saya lihat dan menikmati kehidupan yang normal,” ungkap Lizzie yang kini mulai kursus seni di City of Bristol College.

Orangtua Lizzie, Corinne (58 tahun) dan Gareth (61 tahun) menuturkan bahwa hal ini telah membuat perbedaan yang cukup besar dalam hidup Lizzie, apa yang telah dilakukan oleh para dokter menunjukkan bahwa POTS adalah kondisi yang bisa diobati.

Saat ini diperkirakan hanya ada beberapa ratus orang di seluruh dunia yang memiliki POTS separah Lizzie.

source

0 komentar:

Posting Komentar

ayo tinggalkan komentar mu :D

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management