Banner

zzz

Minggu, 24 Juli 2011

Menggoda, Apakah Bisa Disbut Selingkuh?

img

Jakarta - Meskipun telah menikah atau menjalin hubungan asmara, terkadang ada satu-dua orang yang bisa 'mencuri' perhatian seorang wanita maupun pria. Punya kekaguman terhadap seseorang selain pasangan, sebenarnya merupakan hal yang sangat wajar.

Tapi bila kekaguman berlanjut menjadi perilaku menggoda atau flirting, tentu bukan hal yang bisa dibilang baik. Menggoda orang lain memang belum tentu berarti Anda selingkuh dari pasangan, tapi sebaiknya hindari sebisa mungkin.

Menurut Michael Brickey, psikolog dan penulis buku 'Defying Aging', bergurau atau rayuan kecil dengan seseorang di luar hubungan 'resmi' Anda sangat rentan memicu perselingkuhan. Risiko terjadinya perselingkuhan bisa lebih besar karena pengaruh situs jejaring sosial dan interaksi online. Dan yang perlu diingat, selingkuh tidak selalu dalam bentuk kontak fisik, tapi juga secara maya.

"Anda mungkin tidak menyadari telah membentuk kedekatan khusus dengan seseorang di Internet, karena berpikir itu hanya percakapan biasa. Tapi ini bisa jadi permulaan terjadinya rayu-merayu," jelas Katherine Hertlein, therapist pernikahan dan keluarga.

Lalu, keadaan seperti apa yang bisa memberi tanda, Anda hanya sekedar flirting atau telah berselingkuh? Berikut ini tandanya, seperti dikutip dari Your Tango.

1. Dilakukan Secara Diam-diam
Apakah Anda sering menghapus email, pesan teks atau BBM karena takut akan dibaca pasangan? Jika ya, berarti 'gejala' ini patut diwaspadai. Karena dengan menghapus pesan-pesan, berarti menandakan Anda khawatir si dia akan kesal jika membacanya. Rasa tidak nyaman dan ketakutan, mengindikasikan bahwa Anda sedang melakukan perbuatan yang salah.

2. Intensitas Komunikasi yang Tinggi
Menurut therapist pernikahan Allyson P., flirting bisa disebut selingkuh bukan hanya dari isi pesan teks, tapi interaksi yang intens antara keduanya. Contohnya, bila Anda mengirimkan email, SMS, BBM atau chatting pada seorang pria hingga lima kali dalam sehari --dan dia membalasnya-- hati-hati, mungkin Anda sedang terlibat dalam asmara terlarang. Contoh lainnya, jika Anda tanpa sadar menghabiskan waktu hampir dua jam setiap malam hanya untuk chatting di Yahoo Messenger atau Facebook chat dengan pria tertentu.

3. Menganggap Tindakan Anda Rasional
''Dia hanya teman, tidak lebih''. Bila kalimat itu terus Anda pikirkan dan tekankan berkali-kali, bisa saja kenyataan yang terjadi justru sebaliknya. Secara tidak sadar, Anda berusaha meyakinkan diri sendiri kalau tidak ada sesuatu yang berarti antara Anda dan pria lain tersebut. Ini karena Anda merasa bersalah sehingga berusaha mencari pembenaran.

4. Membicarakan Tentang Pernikahan atau Kekasih
Tidak sepantasnya membicarakan masalah pernikahan atau asmara pada orang lain. Jika Anda terlalu terbuka tentang masalah asmara pada pria lain --dengan tujuan agar bisa lebih akrab dengannya-- ini adalah tanda paling jelas Anda tidak hanya menganggapnya sebagai teman biasa. Bayangkan perasaan suami atau kekasih Anda, jika dia tahu ada orang lain yang tahu rahasia hubungan Anda. Pasti akan sangat sedih dan kecewa. Segera ambil jarak dari pria tersebut, jika perlu menjauhlah sebelum terlanjur timbul rasa suka.

5. Mendapat Peringatan dari Teman Anda
Sahabat atau keluarga biasanya mempunyai 'radar' yang kuat bila ada sesuatu yang aneh terjadi pada orang terdekatnya. Jangan abaikan bila sahabat atau teman-teman Anda mulai menanyakan, 'kenapa kamu terus membicarakan pria ini?' atau berkata, 'ingat, kamu sudah punya istri/kekasih, dia juga sudah punya'. Itu bisa menjadi tanda kalau hubungan Anda dan pria tersebut bukan sekedar merayu atau flirting biasa.

source:

0 komentar:

Posting Komentar

ayo tinggalkan komentar mu :D

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management